Helldivers 2 menghadirkan sistem live-service yang membuat sekilas terasa seperti game free-to-play. Arrowhead Game Studios merilis konten baru secara berkala agar pemain tetap betah. Selain itu, studio juga memperkenalkan Super Credits sebagai mata uang premium yang digunakan untuk membeli item in-game.
Berbeda dari banyak game lain, pemain tidak wajib mengeluarkan uang sungguhan untuk mendapatkannya. Arrowhead memungkinkan gamer memperoleh Super Credits hanya dengan rajin bermain. Strategi ini membuat pemain tetap merasa adil, meski ada elemen premium di dalamnya. Namun, ternyata di balik konsep tersebut, Helldivers 2 sempat direncanakan sepenuhnya sebagai game gratis.
Melalui server Discord resmi, Shams Jorjani, CEO Arrowhead Game Studios, menceritakan perjalanan panjang pengembangan Helldivers 2. Ia mengungkap bahwa game ini awalnya hanya dimulai sebagai proyek AA berskala kecil. Namun seiring waktu, proyek itu berubah menjadi game launch-title untuk PlayStation 5.
Tak berhenti di sana, Helldivers 2 bahkan sempat diarahkan menjadi free-to-play sebelum akhirnya kembali lagi ke model premium atau berbayar. Menurut Jorjani, perubahan arah yang terjadi berkali-kali membuat fondasi awal yang seharusnya menopang proyek kecil harus dipaksa mendukung skala besar.
Dampaknya jelas terasa. Tim pengembang kewalahan menghadapi beban tambahan, dan performa game pun menjadi tidak seoptimal yang diharapkan. Meski begitu, Helldivers 2 tetap berhasil menarik perhatian komunitas gamer global.
Saat ini, banyak gamer masih mengeluhkan performa Helldivers 2. Meski demikian, Jorjani menegaskan bahwa kondisi game secara keseluruhan masih dalam keadaan baik. Ia juga menegaskan bahwa Arrowhead tidak memiliki rencana untuk Helldivers 3 dalam waktu dekat.
Sebaliknya, tim studio memilih fokus memperbarui Helldivers 2. Dengan pendekatan live-service, Arrowhead yakin game ini bisa terus hidup dan relevan selama bertahun-tahun mendatang. Mereka percaya bahwa menjaga konsistensi update jauh lebih penting daripada terburu-buru merilis sekuel baru.
Jika melihat sejarah pengembangannya, Helldivers 2 memang sudah sangat dekat dengan konsep free-to-play. Karena itu, tidak tertutup kemungkinan ide tersebut kembali dipertimbangkan di masa depan.
Bagi gamer, langkah tersebut bisa membawa keuntungan besar karena lebih banyak pemain bisa bergabung tanpa harus membayar di awal. Namun, bagi pengembang, perubahan itu juga menuntut strategi bisnis baru agar game tetap bisa menghasilkan keuntungan.
Dengan segala dinamika ini, Helldivers 2 tetap menjadi salah satu judul live-service paling menarik untuk diikuti. Bagaimanapun juga, perjalanan dari hampir menjadi free-to-play hingga akhirnya berbayar menunjukkan betapa rumitnya proses pengembangan sebuah game besar. Baca berita lain di sini.
Industri game horor terus menghadirkan pengalaman yang semakin menegangkan bagi para pemain. Kini, sebuah proyek…
Penggemar game RPG kembali mendapatkan kabar menarik. Bersamaan dengan meningkatnya antusiasme komunitas gaming yang juga…
Nintendo kembali meramaikan dunia game mobile lewat inovasi terbaru yang menarik perhatian. Kali ini, deleksashop…
Perpaduan dunia game dan otomotif kembali mengejutkan pemain. Kali ini, Kolaborasi PUBG Mobile x Ford…
Pada update terbaru Honkai Star Rail, komunitas ramai membicarakan deleksashop karena para pemain aktif mencari…
Kehadiran Evanescia di phase kedua versi 4.2 langsung menarik perhatian pemain. Karakter B5 berelemen Physical…